https://biak.times.co.id/
Berita

Truk Ayam Nyaris Terjun ke Jurang 25 Meter di Pacitan, Sopir Selamat

Kamis, 08 Januari 2026 - 09:53
Truk Ayam Nyaris Terjun ke Jurang 25 Meter di Pacitan, Sopir Selamat Truk ayam yang nyaris terjun ke jurang sedalam 25 meter di Desa Sedeng, Pacitan belum dievakuasi. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)

TIMES BIAK, PACITAN – Sebuah truk pengangkut ayam nyaris terjun ke jurang sedalam sekitar 25 meter di Desa Sedeng, Kecamatan Pacitan Kabupaten Pacitan, Kamis (8/1/2026) dini hari. Diduga kuat, sopir mengalami microsleep saat melintasi jalan turunan dalam kondisi hujan.

Truk roda enam Hino Dutro bernomor polisi B 9919 BYZ itu dikemudikan Abdul Rokhim (28), warga Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. 

Ia melaju dari arah Pringkuku menuju Pacitan bersama seorang penumpang, Joko Susilo (28). Keduanya selamat dan tidak mengalami luka.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, tepatnya di Jalan Alternatif Pacitan–Pringkuku, Krajan II RT 2 RW 1 Desa Sedeng. 

Saat memasuki jalan menurun dan sedikit menikung, kendaraan tiba-tiba kehilangan kendali lalu menghantam guardrail dan berhenti menggantung di tepi jurang.

“Saya ngantuk, pas jam-jam rawan. Teman saya malah lompat duluan,” kata Abdul saat ditemui di lokasi.

Kasatlantas Polres Pacitan AKP Moch. Angga Bagus Sasongko membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kecelakaan tunggal itu dipicu kelelahan pengemudi yang diperparah kondisi cuaca.

“Faktor utama kelelahan. Saat kejadian juga hujan deras, sehingga sopir kehilangan kendali,” jelasnya.

Truk diketahui milik PT Ciomas Adisatwa dan rencananya digunakan untuk mengambil muatan ayam.

Proses pemeriksaan kendaraan sempat terkendala karena posisi truk menggantung di tepi jurang. “Pintu tidak bisa dibuka. Kalau dipaksa, kendaraan bisa langsung jatuh,” ujarnya. 

Sekitar pukul 09.15 WIB, evakuasi menggunakan derek manual gagal dilakukan. "Masih menunggu mobil derek, kalau manual terlalu beresiko," pungkasnya. 

Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Dan meski sopir tidak dikenai tilang, kerusakan guardrail menjadi perhatian.

Polisi menyebut kerugian material masih dalam pendataan dan akan dikoordinasikan dengan pihak terkait, mengingat ruas jalan tersebut masih dalam tahap pengerjaan.

Arus lalu lintas di lokasi terpantau normal. Namun pengendara diimbau ekstra waspada, terutama saat melintas di jalur turunan dan pada jam-jam rawan dini hari. (*)

Pewarta : Yusuf Arifai
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Biak just now

Welcome to TIMES Biak

TIMES Biak is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.